SRU 3 dan SRU 4, lanjut Suyanto, melakukan penyisiran darat dari percabangan Wakeran ke arah Danasri sejauh 2 kilometer. “Sedangkan SRU 4, melakukan pantauan di titik-titik penyempitan arus dan percabangan yang berpotensi menghambat laju santri dalam pencarian”, imbuhnya.

“Korban atau survivor terlihat saat melakukan pencarian di lokasi terakhir sebelum kejadian. Berhasil ditemukan dengan jarak sekitar kurang lebih 50 meter dari lokasi kejadian peristiwa (LKP). Korban ditemukan meninggal dunia pada pukul 07:40 WIB”, jelasnya.


















