Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Saber Pungli Diminta Turun Tangan, Skema Cashback Study Tour SMPN 1 Bantarbolang Jadi Sorotan

×

Saber Pungli Diminta Turun Tangan, Skema Cashback Study Tour SMPN 1 Bantarbolang Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, CMI News – Praktik dugaan pungutan liar (pungli) berkedok kegiatan sekolah kembali mencuat di Kabupaten Pemalang. Kali ini, SMP Negeri 1 Bantarbolang menjadi pusat perhatian menyusul keluhan wali murid terkait besarnya biaya study tour yang mencapai Rp 850.000 per siswa.

Beban biaya tersebut dinilai sangat memberatkan, terutama bagi keluarga kurang mampu. Ironisnya, di tengah kesulitan ekonomi, muncul dugaan adanya skema cashback atau uang pengembalian dari pihak biro perjalanan (travel) yang mengalir ke pihak sekolah namun tidak transparan dalam pelaporannya.

 

Orang Tua Terpaksa Berutang

Berdasarkan informasi yang dihimpun, banyak orang tua siswa yang merasa tidak berdaya menolak kebijakan tersebut. Demi menjaga mental anak agar tidak merasa dikucilkan, sejumlah wali murid dikabarkan rela mencari pinjaman uang ke berbagai pihak.

“Biaya Rp 850 ribu itu besar sekali bagi kami. Tapi mau bagaimana lagi, kasihan anak kalau tidak ikut teman-temannya. Kami terpaksa cari pinjaman,” ungkap salah satu wali murid dengan nada getir.

Ketidakpuasan wali murid semakin memuncak karena mereka mengaku hanya diberikan rincian biaya secara global. Tidak ada transparansi mengenai harga riil dari vendor, sehingga memicu dugaan adanya mark-up harga untuk menutupi fasilitas guru pendamping hingga “uang saku” oknum tertentu melalui skema cashback.





















banner
error:
Verified by MonsterInsights