Menutup paparannya, Rizal turut menyinggung rencana percepatan divestasi yang dijadwalkan pada tahun 2026. Ia meminta rincian mengenai kepastian rencana tersebut serta potensi penerimaan yang dapat diperoleh dari aksi korporasi divestasi tersebut.
Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI pada 17 November 2025 bersama PT Nindya Karya dan PT Brantas Abipraya dapat disaksikan pada video BREAKING NEWS – KOMISI VI DPR RI RDP DENGAN DIRUT PT. NINDYA KARYA DAN DIRUT PT. BRANTAS ABIPRAYA, yang merupakan rekaman resmi dari pertemuan tersebut di mana kritik Rizal Bawazier disampaikan.



















