Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
DPRDPemalangPemkab Pemalang

Rapat Paripurna DPRD: Bupati Anom Sampaikan Keberhasilan Reformasi Birokrasi Pemalang

×

Rapat Paripurna DPRD: Bupati Anom Sampaikan Keberhasilan Reformasi Birokrasi Pemalang

Sebarkan artikel ini

PEMALANG – Momentum peringatan Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang menjadi panggung bagi Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk menunjukkan taringnya dalam hal tata kelola pemerintahan. Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang yang digelar Sabtu (24/01/2025), Bupati Anom Widiyantoro secara gamblang memaparkan keberhasilan reformasi birokrasi yang melampaui target nasional maupun daerah.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Martono tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah. Dalam pidatonya, Bupati Anom menegaskan bahwa transformasi birokrasi bukan sekadar jargon, melainkan fondasi utama untuk mewujudkan visi ā€œKabupaten Pemalang Menyala, Bercahaya, dan Sejahtera.ā€

Bupati Anom mengungkapkan bahwa Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Pemalang kini telah mencapai angka 77,16. Angka ini menunjukkan lompatan signifikan karena berhasil melampaui target yang ditetapkan sebelumnya sebesar 68,09.

ā€œCapaian ini adalah refleksi dari peningkatan kualitas kelembagaan, tata laksana, serta komitmen kita dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih efisien,ā€ ujar Anom di hadapan anggota dewan.

Prestasi tersebut diperkuat dengan hasil Penilaian Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik (PEKPP) tahun 2025. Kabupaten Pemalang berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih; Peringkat 2 Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Peringkat 12 Tingkat Nasional untuk kategori Kabupaten danSkor capaian 4,66 dengan predikat Pelayanan Prima.

Selain sektor birokrasi, Bupati juga menyoroti aspek keamanan dan kesejahteraan. Angka kriminalitas di Pemalang tercatat menurun drastis ke angka 75,72, jauh di bawah proyeksi awal sebesar 185. Stabilitas keamanan ini dinilai sebagai prasyarat utama agar pembangunan ekonomi dapat berjalan lancar.

Di sisi lain, upaya pengentasan kemiskinan menunjukkan tren positif. Persentase penduduk miskin kini berada di angka 13,32%, lebih rendah dari target awal 14,97%. Dalam hal pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat sebesar 69,47, didukung oleh angka partisipasi sekolah yang terus membaik.

Bupati Anom mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk menjadikan Hari Jadi ke-451 ini sebagai momentum reflektif. Menurutnya, tema “Menyala, Bercahaya, dan Sejahtera” harus dimaknai sebagai energi untuk terus berinovasi (Menyala), bekerja secara transparan dan akuntabel (Bercahaya), demi mencapai tujuan akhir yaitu kemakmuran masyarakat (Sejahtera).

“Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan titik pijak untuk menilai secara objektif apa yang telah kita raih dan meneguhkan arah pembangunan ke depan sesuai dengan RKPD 2026,” pungkasnya.





banner
error:
Verified by MonsterInsights