PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang bergerak taktis dalam menangani dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah Kecamatan Pulosari. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga, pemenuhan logistik, serta pemulihan akses transportasi yang terputus.
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, turun langsung meninjau lokasi terdampak di Desa Penakir pada Minggu (25/1/2026). Dalam kunjungan bersama jajaran Forkopimda tersebut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah menjamin seluruh kebutuhan dasar para penyintas bencana akan terpenuhi.
Dalam keterangannya, Bupati Anom menekankan bahwa ketersediaan pangan dan fasilitas sanitasi menjadi prioritas yang tidak boleh terhambat. “Siang ini bersama Forkopimda untuk mengakses dan menjamin supaya kebutuhan utama pangan, kamar mandi juga MCK-nya dan yang lain terpenuhi,” ujar Bupati di sela-sela peninjauannya.
Selain logistik, kerusakan infrastruktur jembatan menjadi perhatian serius karena menghambat mobilitas warga. Untuk menangani hal ini, Pemkab Pemalang telah berkoordinasi dengan Dandim 0711/Pemalang.












