Menanggapi hal ini, Dedi Mulyadi menyatakan akan menemui pihak BI dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk membahas data tersebut secara langsung. Ia bahkan berencana menginstruksikan jajaran Pemprov Jabar untuk melakukan pengecekan lapangan ke bank sentral.
“Di kasnya tidak ada sertifikat deposito Rp 4,1 triliun. Jadi kalau ada yang menyatakan ada uang sebesar itu, serahkan datanya ke saya,” ujar Dedi melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71.
Dedi menambahkan bahwa setelah memeriksa dokumen di Bank Jabar Banten (BJB) bersama stafnya, pihaknya tidak menemukan bukti adanya dana deposito sebagaimana disebutkan dalam paparan pemerintah pusat.
“Saya bolak-balik ke BJB, ngumpulin staf, marahin staf, ternyata tidak ada di dokumen,” ungkapnya.













