Selain jajaran pemerintah kecamatan, agenda penting ini turut dihadiri unsur keamanan Forkopimca dari jajaran Polsek dan Koramil Randudongkal. Kehadiran TNI-Polri bertujuan untuk memastikan iklim demokrasi di tingkat desa berjalan aman, kondusif, serta terhindar dari potensi konflik sosial.
Keterlibatan aktif pihak kecamatan dalam memfasilitasi forum musyawarah menjadi garansi penting agar instrumen pelaksana yang dibentuk memiliki legitimasi hukum yang kuat. Monitoring ketat sengaja diterapkan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kekeliruan administrasi yang rentan memicu perselisihan di kemudian hari.










