Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Berita

Perbaikan Sistem Pajak Coretax Melenceng: Apa yang Terjadi?

×

Perbaikan Sistem Pajak Coretax Melenceng: Apa yang Terjadi?

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Misalnya, kebijakan DJP yang memberikan penghapusan sanksi administratif untuk keterlambatan pembayaran dan pelaporan SPT terkait implementasi Coretax menunjukkan bahwa sistem yang belum optimal telah berdampak ke sisi operasional wajib pajak.

Analisis: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

1. Estimasi rendah kompleksitas proyek TI: Implementasi sistem besar seperti Coretax melibatkan integrasi banyak subsistem, migrasi data, dan uji coba yang mapan—tampaknya kurang diperhitungkan.

2. Manajemen kontrak dan kontrol mutu: Kejadian kualitas pekerjaan terlewat oleh quality control menunjukkan kelemahan governance proyek.

3. Ketergantungan terhadap kontraktor asing: Memperpanjang kontrak tanpa akses penuh ke source code menimbulkan resiko strategis: keterbatasan kontrol, biaya tambahan, dan ketergantungan.

4. Dampak terhadap penerimaan negara & layanan publik: Mundurnya sistem berarti efisiensi yang dijanjikan tertunda—potensi penerimaan bisa tertahan sementara wajib pajak menghadapi ketidakpastian.

5. Potensi positif bila berhasil: Jika sistem bisa diperbaiki, dan sumber kode diserahkan sehingga tim lokal bisa mengelola secara mandiri—ini bisa memperkuat kedaulatan teknologi pajak Indonesia dan mengurangi beban eksternal jangka panjang.

























banner
error:
Verified by MonsterInsights