“Kehadiran kami di sini untuk memonitor, memfasilitasi, dan memastikan bahwa pembentukan panitia serta tim pengawas di Desa Penusupan ini benar-benar mempedomani aturan formal. Netralitas harus ditegakkan sejak hari pertama tahapan ini dimulai,” tegas Agus Mulyadi di hadapan peserta musyawarah.
Jalannya rapat musyawarah yang berlangsung demokratis ini dipimpin langsung oleh Ketua BPD beserta seluruh jajaran anggota BPD Desa Penusupan. Sebagai lembaga legislatif desa, BPD menepis segala ruang spekulasi dengan melakukan pemilihan panitia secara transparan dan terbuka.
Di penghujung rapat, Camat Randudongkal bersama BPD Desa Penusupan menekankan kembali agar seluruh anggota Panitia Pemilihan dan Tim Pengawas yang telah resmi ditunjuk dapat menjaga integritas secara mutlak.
Melalui pengawalan dan monitoring yang ketat ini, pihak Kecamatan Randudongkal berharap tahapan lanjutan Pilkades Serentak 2026 di Desa Penusupan dapat berjalan dengan aman, transparan, kondusif, serta sukses mewujudkan iklim demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil).

















