-
Kepadatan hunian, khususnya jumlah penghuni dalam satu rumah serta kondisi ruang tidur dan ruang keluarga.
-
Jenis lantai rumah, seperti tanah, semen, atau keramik, yang berkaitan dengan tingkat kebersihan dan kelembaban.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten -
Kapasitas ventilasi pada kamar tidur dan ruang keluarga, untuk memastikan sirkulasi udara yang memadai.
-
Kelembaban dan suhu ruangan yang dapat mempengaruhi kenyamanan dan risiko berkembangnya bakteri.
Hasil observasi menunjukkan adanya variasi kondisi rumah antara satu pasien dengan pasien lainnya. Beberapa rumah memiliki ventilasi baik dan kepadatan penghuni rendah, tetapi beberapa lainnya masih memiliki sirkulasi udara kurang optimal dan kepadatan penghuni yang cukup tinggi. Temuan ini menjadi masukan penting untuk rekomendasi intervensi kesehatan lingkungan yang akan diberikan kepada perangkat desa dan Puskesmas.
Selama pelaksanaan PBL di Desa Tarikan, mahasiswa juga menemukan satu kasus baru TB melalui proses penjaringan dan wawancara terhadap masyarakat. Kasus baru ini ditemukan dari warga yang memiliki gejala batuk lama, penurunan berat badan, serta riwayat kontak dengan pasien TB dalam keluarga. Temuan ini langsung dikonsultasikan kepada Puskesmas Muaro Kumpeh untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan dan penanganan sesuai standar program penanggulangan TB.
Penemuan kasus baru ini menunjukkan bahwa kegiatan PBL tidak hanya berperan dalam edukasi dan pengumpulan data, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung deteksi dini TB di masyarakat.
Kegiatan ini memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai dinamika kesehatan masyarakat di lapangan serta tantangan penanganan TB di Desa Tarikan. Selain itu, kegiatan ini menegaskan kontribusi nyata PBL dalam membantu Puskesmas dan desa meningkatkan kualitas penanggulangan TB di wilayahnya.
















