Melihat lebih jauh dinamika yang berkembang, Bahlil langsung berkoordinasi dengan Sekretaris Jenderal Partai Golkar untuk menghentikan aksi tersebut.
“Tadi pagi saya panggil Sekjen. Tolong sampaikan ke adik-adik untuk stop. Mereka juga manusia, ada rasa spontanitas dan solidaritas. Tapi ya cukup sampai di sini,” tegasnya.
Menurut Bahlil, jika pihak yang membuat meme sudah meminta maaf, tidak ada alasan untuk memperpanjang masalah. Ia bahkan menyinggung soal nilai kemanusiaan dalam memaafkan.
“Kalau sudah minta maaf, selesai. Allah saja memberi ampunan, masa kita tidak bisa memaafkan?” tambahnya.
Kritik Is OK, Tapi Jangan Bawa SARA













