Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
BeritaPemalang

Meriah! Ratusan Penari Ikuti Flashmob dan Uji Kompetensi di Dimensi #10 Pemalang

×

Meriah! Ratusan Penari Ikuti Flashmob dan Uji Kompetensi di Dimensi #10 Pemalang

Sebarkan artikel ini
Meriah! Ratusan Penari Ikuti Flashmob dan Uji Kompetensi di Dimensi #10 Pemalang
Meriah! Ratusan Penari Ikuti Flashmob dan Uji Kompetensi di Dimensi #10 Pemalang

PEMALANG – Suasana Pendopo Kabupaten Pemalang mendadak semarak pada Sabtu (20/6/2026). Ratusan penari dari berbagai usia berkumpul dan menyuguhkan pemandangan luar biasa dalam gelaran akbar bertajuk Dimensi #10 (Diwangkara Menari dan Uji Kompetensi). Acara tahunan ini sukses mencuri perhatian publik sekaligus menjadi pembuktian bahwa api pelestarian seni tradisi di tanah Pemalang masih menyala sangat berkobar.

Kemeriahan langsung memuncak sejak menit pertama berkat penampilan aksi flashmob (tari massal) yang dibawakan oleh seluruh peserta Dimensi #10. Dengan gerakan yang kompak, enerjik, dan penuh penjiwaan, para penari berhasil menghidupkan suasana pendopo dan mengundang riuh tepuk tangan dari para undangan serta masyarakat yang menyaksikan. Setelah penampilan massal yang memukau tersebut, acara resmi dibuka oleh Pemimpin Sanggar Seni Diwangkara, Putri Nuur Wulansari.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hadir di tengah-tengah acara, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang didampingi oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Pemalang, Noor Faizah Maenofie. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat yang mendalam kepada Sanggar Seni Diwangkara atas konsistensinya dalam menyelenggarakan pagelaran hingga mencapai edisi kesepuluh, sekaligus mengintegrasikannya dengan uji kompetensi karya seni tari.

Bupati Anom Widiyantoro memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pegiat seni budaya, para orang tua, serta pelaku seni yang tanpa lelah terus membimbing generasi muda untuk mencintai kebudayaan nusantara. Menurutnya, di tengah derasnya arus modernisasi, kesenian dan kebudayaan merupakan benteng vital dalam mempertahankan identitas daerah.









error:
Verified by MonsterInsights