Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Berita

Menelusuri Sejarah Sholat Tarawih, Ibadah Ramadhan yang Namanya Muncul Belakangan

×

Menelusuri Sejarah Sholat Tarawih, Ibadah Ramadhan yang Namanya Muncul Belakangan

Sebarkan artikel ini

Para ulama sepakat bahwa perbedaan istilah tidak mengubah esensi ibadah. Baik disebut Tarawih maupun qiyam Ramadhan, tujuan utamanya tetap sama, yakni menghidupkan malam Ramadhan dengan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sejak awal, jumlah rakaat sholat Tarawih juga memiliki variasi, mulai dari 8, 18, hingga 20 rakaat.

Seluruh praktik tersebut memiliki dasar dan tidak saling meniadakan.

Dengan memahami sejarah sholat Tarawih dalam Islam, umat Islam diharapkan tidak terjebak pada perdebatan istilah maupun jumlah rakaat.

Sebaliknya, fokus utama adalah menjaga kekhusyukan, keikhlasan, serta semangat menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan amal ibadah terbaik.


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights