Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Nasional

Mendes Yandri: Desa Harus Melek Teknologi untuk Jamin Ketahanan Pangan Nasional

×

Mendes Yandri: Desa Harus Melek Teknologi untuk Jamin Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

Tangerang, CMI News – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mengajak seluruh kepala desa di Indonesia untuk lebih melek teknologi. Hal ini disampaikannya saat menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pemberdayaan Lahan dan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) di Desa Sarakan, Tangerang.

Mendes Yandri menekankan bahwa penguasaan teknologi krusial untuk meningkatkan produksi hasil bumi dan menyukseskan program Ketahanan Pangan Nasional, termasuk inisiatif Makan Bergizi Gratis.

“Jika nantinya penerima manfaat (program Makan Bergizi Gratis) sudah jutaan, maka butuh bahan baku yang banyak,” kata Mendes Yandri. Oleh karena itu, desa-desa diharapkan menjadi pelaku utama dalam menyediakan berbagai bahan baku seperti cabai, sayur, dan telur.

Desa Tematik dan Koperasi Desa Merah Putih untuk Ekonomi Berkelanjutan
Mendes Yandri memaparkan visi untuk menciptakan desa tematik yang akan menjadi pemasok utama bagi 83 juta penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis. “Ada siklus ekonomi dari program ini. Olehnya, kita perlu mulai menata desa tematik,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti peran penting Koperasi Desa Merah Putih, sebuah ide besar dari Presiden Prabowo Subianto. Melalui koperasi ini, diharapkan jalur tengkulak dapat dipotong dan pelayanan kepada masyarakat desa menjadi lebih dekat dan efisien.

Jaksa Garda Desa: Jaminan Keamanan Pengelolaan Dana Desa

Untuk mengatasi kekhawatiran kepala desa terkait penggunaan Dana Desa, Mendes Yandri memperkenalkan program Jaksa Garda Desa. Ia mengajak kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan pendamping desa untuk berkolaborasi dengan Kejaksaan Agung dalam pembangunan desa.

Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani, yang turut hadir, menegaskan dukungan Kejaksaan. Ia berharap program Pemberdayaan Lahan melalui pola tanam ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Banten.

Reda juga menekankan peran jaksa untuk mengawal dan membimbing kepala desa dalam mengelola Dana Desa agar sesuai peruntukannya.

Acara ini ditutup dengan simbolis penanaman bibit bawang merah oleh Mendes Yandri dan Jamintel Reda Manthovani, bersama dengan jajaran Kejaksaan RI, Gubernur Banten Andra Soni, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.





















banner
error:
Verified by MonsterInsights