Ia mengimbau seluruh jajaran pemerintah, baik di pusat maupun daerah, untuk memprioritaskan kejujuran dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Dengan integritas yang tinggi, setiap aparat dapat menjadi garda terdepan dalam melawan segala bentuk praktik korupsi.
“Integritas bukan hanya tentang moral, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap rakyat. Kita harus memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pemerintah benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.
Pembangunan Nasional yang Bebas dari Korupsi
Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya pemberantasan korupsi sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan nasional. Dengan menghilangkan kebocoran anggaran dan praktik-praktik ilegal lainnya, pemerintah dapat lebih fokus pada pengelolaan sumber daya untuk mendukung prioritas nasional, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Seruan Presiden ini sejalan dengan visi besar dalam RPJMN 2025-2029, yang bertujuan untuk menciptakan Indonesia yang lebih maju, berdaya saing, dan berkeadilan.
“Melawan korupsi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Kita harus bergerak bersama untuk membangun Indonesia yang bersih, adil, dan sejahtera,” pungkas Presiden Prabowo.
Dengan langkah-langkah tegas dan komitmen yang kuat, Presiden Prabowo optimistis bahwa bangsa Indonesia dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan bebas dari belenggu korupsi.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











