Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jambi yang bertugas di Desa Tarikan turut berpartisipasi dan membantu pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) tingkat Desa Tarikan. Kegiatan ini menjadi salah satu program keagamaan tahunan yang sangat ditunggu oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja di desa.

Festival ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat keislaman, mengasah bakat, serta mempererat ukhuwah antar generasi muda melalui berbagai kegiatan bernilai islami. Mahasiswa PBL terlibat mulai dari persiapan, pendampingan peserta, mendukung panitia, hingga memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan.

FASI di Desa Tarikan diselenggarakan dengan sejumlah tujuan mulia, antara lain:

  • Menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap ajaran Islam dan Al-Qur’an

  • Mengasah kemampuan dan bakat peserta dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an

  • Membangun rasa percaya diri dan keberanian anak-anak untuk tampil

  • Mempererat silaturahmi dan ukhuwah antar warga serta generasi muda

Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan karakter islami serta upaya membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.FASI Desa Tarikan menyuguhkan berbagai jenis lomba dengan nuansa Qur’ani dan nilai-nilai islami.

Ketua Kelompok PBL Desa Tarikan, Mhd. Fathul Rozi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak desa yang telah mengizinkan mahasiswa terlibat dalam kegiatan bernilai keagamaan ini. Dalam sambutannya ia mengatakan:

“FASI bukan hanya sebuah perlombaan, tetapi ruang pembentukan karakter Islami bagi generasi muda. Kami merasa terhormat dapat ikut menjadi bagian dari kegiatan yang penuh nilai kebaikan ini. Semoga FASI Desa Tarikan dapat melahirkan anak-anak yang mencintai Al-Qur’an dan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.”

Ia juga mengapresiasi antusiasme anak-anak serta kerja keras panitia desa dalam menyelenggarakan kegiatan yang inspiratif ini.

Kepala Desa Tarikan memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan FASI secara resmi. Beliau menyampaikan rasa bangga terhadap tingginya partisipasi masyarakat dan dukungan mahasiswa PBL.

“FASI ini menjadi bagian penting dalam membina generasi Qur’ani di desa kita. Saya berterima kasih kepada seluruh panitia, orang tua, peserta, serta mahasiswa PBL yang telah membantu kelancaran acara. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus mendalami Al-Qur’an.”

Beliau juga berharap kegiatan FASI Desa Tarikan dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai tradisi keagamaan yang membangun moral anak-anak sejak dini.

Keterlibatan mahasiswa PBL dalam Festival Anak Saleh Indonesia tingkat Desa Tarikan menjadi wujud nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang kesehatan masyarakat, tetapi juga mengenal lebih dalam budaya, nilai keagamaan, dan dinamika sosial yang hidup di tengah masyarakat.

FASI Desa Tarikan memberikan dampak positif bagi anak-anak, orang tua, panitia, dan juga mahasiswa, menjadikannya salah satu pengalaman berharga selama pelaksanaan PBL di desa.