
Pihaknya mencatat sejumlah fakta penting di lapangan, diantaranya; Pegawai berinisial R terbukti keluar-masuk ruangan dan tidak mengunci diri di dalam, situasi di sekitar lokasi beraktivitas normal, bahkan sempat ada petugas pembawa gas yang melintas dan bertegur sapa di area belakang, dan Mengenai munculnya kembali isu video tersebut ke publik, manajemen menilai isu ini sengaja diembuskan ulang akibat dinamika atau perselisihan antar-relawan di masa lalu.
Rifki menegaskan bahwa secara internal masalah tersebut sudah diselesaikan sejak lama dan kedua pegawai tetap bekerja secara profesional.
Menanggapi desas-desus yang sempat beredar di kalangan pekerja internal maupun warga sekitar kawasan dapur SPPG Bantarbolang 3 (di bawah naungan Yayasan Wangsa Medang Kamulan), manajemen berharap masyarakat dapat mencerna informasi secara bijak dan tidak menelan mentah-mentah potongan video yang sengaja dipangkas tersebut.











