CILACAP – CMI News : Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-alun Cilacap berbarengan dengan kegiatan Car Free Day (CFD), minggu (28/7/2024).

Dijelaskan PJ Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri bahwa gerakan pangan ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan Pemkab Cilacap dalam mengendalikan inflasi.

“Salah satu langkah kita dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok dan mencegah inflasi, dan di gelar di beberapa titik”, ucap Awaluddin di dampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sigit Widayanto.

Gerakan ini, lanjut PJ Bupati, selain mengendalikan inflasi, juga berdampak positif untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Cilacap.

PJ Bupati Cilacap meninjau stand sayuran di gelaran Gerakan Pangan Murah (Kominfo Cilacap)

“Angka kemiskinan kita turun menjadi 9,68 persen, dari sebelumnya 9,96 persen. Ini adalah bagian dari hasil pengelolaan ketersediaan pangan, lapangan kerja dam pengentasan pengangguran”, imbuhnya.

Apa yang telah dilakukan oleh Pemkab melalui Dinas Ketahanan Pangan, diharapkan adanya dukungan dari semua pihak.

“Penanganan inflasi, serta pengentasan kemiskinan membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, di harapkan masyarakat dapat memperoleh komoditas poko dengan harga terjangkau, sehingga beban pengeluaran mereka lebih ringan”, pungkas Awaluddin, dilansir dari Cilacapkab.go.id.

Beberapa komoditas Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemkab Cilacap, diantaranya, Beras SPHP dijual Rp. 11.400 per kilogram, Gula pasir Rp.17.500 per kilogram, telur ayam di angka Rp. 25.000 per kilo, ada juga minyak goreng per liter Rp.14.000. Selain jenis komoditas tersebut, ada juga bahan pangan seperti bawang merah, bawang putih, serta sayuran langsung dari petani.