”Mohon maaf, memang saya akui ada kelalaian dari panitia, yaitu pembuat soal membawa HP ke dalam ruangan, yang mungkin itu dianggap ruangan tidak steril dari peserta,” ungkap Suharti kepada CMI News, Jumat (9/1).
Menolak Membatalkan Sepihak
Meski mengakui adanya cacat prosedur, Suharti menyatakan tidak akan membatalkan hasil seleksi yang telah diumumkan. Ia berdalih bahwa keputusan tersebut bukan sepenuhnya di tangannya, melainkan melibatkan hierarki birokrasi di atasnya.













