Terkait dengan Pilkada, koordinasi yang baik menjadi kunci untuk menghindari politisasi identitas yang rentan muncul selama pemilihan umum. Melalui komunikasi yang efektif dan kolaborasi antar stakeholder, diharapkan kerukunan umat beragama dapat terus ditingkatkan dan konflik diminimalkan.
“Dengan pendekatan yang baik, komunikasi yang efektif, serta pemahaman mendalam terhadap agama lain, Kabupaten Pemalang dapat terus memelihara kerukunan yang telah tercipta,” ungkap Bagus.














