CMI – Purbalingga : Galih Tri Saputra (7) bocah yang tenggelam di Sungai Serayu Purbalingga di temukan meninggal setelah Tim SAR gabungan melakukan pencariannya di hari kedua.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Suyanto, mengatakan, korban ditemukan meninggal berjarak 4,4 kilometer dari lokasi kejadian ke arah hilir, oleh Tim SAR gabungan, korban langsung di evakuasi.

“Korban ditemukan siang hari sekira pukul 12:40 wib pada hari ini Kamis (30/5/2024). Korban seorang anak berusia 7 tahun, bernama Galih Tri Saputra, beralamat di RT.12 RW.04 Desa Pelumutan Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Selanjutnya korban langsung dibawa ke rumah duka untuk di serahkan kepada pihak keluarga”, jelas Koordinator Tim SAR gabungan.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban di Sungai Serayu. (foto: Humas SAR)

Upaya yang di lakukan Tim SAR gabungan, lanjut koordinator Tim SAR gabungan, Suyanto, bahwa Tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian dengan membagi tim menjadi 3 SRU.

“SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan air dengan menggunakan LCR sejauh 5 kilometer dari jembatan gantung sampai menara Muara pertemuan sungai”, jelasnya.

Selanjutnya SRU 2 melakukan penyisiran di permukaan air dengan bodyrafting sejauh 2 kilometer dari lokasi kejadian. SRU 3 melakukan penyisiran darat di pinggir sungai dan penyisiran menggunakan drone thermal.

Operasi SAR dinyatakan di tutup, dengan telah ditemukannya korban. Dengan ucapan terimakasih, unsur SAR yang terlibat dalam pencarian korban tenggelam di Sungai Serayu dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.