Pihak Rothschild secara tegas menolak klaim tersebut dan menyebutnya sebagai narasi spekulatif.
Sejarawan menilai isi email itu tidak dapat dijadikan fakta sejarah, melainkan mencerminkan pandangan pribadi Epstein yang kerap memicu kontroversi.
Simulasi Pandemi Sebelum Covid-19
Dokumen lain yang menarik perhatian publik adalah email Epstein pada 2017 yang membahas simulasi pandemi, tiga tahun sebelum Covid-19 merebak secara global.
Dalam korespondensi tersebut, Epstein menawarkan sejumlah gagasan terkait:
Pemodelan penyebaran penyakit
Sistem data kesehatan digital
Isu keamanan biologis dan neuroteknologi
Para ahli menilai diskusi semacam itu bukan hal asing di kalangan think tank global, namun kemunculannya dalam Epstein Files kembali memicu spekulasi luas di ruang publik.
Pentingnya Membaca Epstein Files dengan Konteks
Pengamat menekankan bahwa Epstein Files merupakan arsip mentah berskala besar, yang mencakup dokumen relevan dan tidak relevan sekaligus.
Banyak nama, negara, dan lokasi tercantum semata karena fungsi administratif, analisis intelijen, atau korespondensi sepihak.
Hingga saat ini, tidak ada bukti hukum yang menyatakan keterlibatan negara Indonesia atau tokoh-tokohnya dalam kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













