CMI News — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi pertama perdagangan hari ini dengan penguatan tipis sebesar 9,1 poin atau 0,11%, menembus level 8.517,82. Dari total saham yang diperdagangkan, 318 saham berhasil menguat, 348 melemah, dan 143 stagnan. Transaksi pasar tercatat mencapai Rp 12,74 triliun dengan volume 27,96 miliar saham dalam 1,60 juta kali transaksi.
Mayoritas sektor perdagangan masih terkoreksi, terutama sektor properti dan utilitas. Di sisi lain, sektor teknologi dan finansial menjadi motor penggerak penguatan pasar hari ini, ditopang emiten unggulan seperti BBCA, TLKM, ENRG, GOTO, dan MORA.
Menurut analis pasar, pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi oleh sejumlah data ekonomi penting yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan. Dari sisi domestik, investor menantikan angka inflasi November, neraca perdagangan Oktober, dan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur November. Sementara dari sisi global, perhatian tertuju pada cadangan devisa dan uang primer Bank Indonesia serta data konsumsi Amerika Serikat yang diprediksi akan memberi sinyal arah kebijakan moneter The Federal Reserve.













