Pertemuan tersebut menghasilkan Nota Kesepahaman yang ditandatangani bersama para Koordinator Lapangan (Korlap) aksi. Dokumen ini menjadi semacam “kontrak politik” yang menjanjikan kepastian bagi para guru honorer:

Setelah nota kesepahaman ditandatangani dan dibacakan, massa aksi membubarkan diri dengan tertib. Mereka menegaskan, pengabdian tidak boleh lagi dibalas dengan ketidakpastian. Di Hari Guru Nasional tahun ini, mereka tidak sekadar diperingati; mereka bersuara, menuntut, dan meraih janji untuk masa depan yang lebih adil.
















