Retorika agresif ini menambah ketegangan geopolitik dan meningkatkan kekhawatiran akan terganggunya pasokan energi global, faktor yang secara historis cenderung mendorong harga minyak naik.
Kesepakatan Dagang sebagai Katalis Baru
Kesepakatan perdagangan antara AS dan Uni Eropa dinilai menjadi titik balik penting. Dalam perjanjian tersebut, AS menetapkan tarif impor sebesar 15% untuk berbagai produk dari Eropa. Sebagai timbal balik, Uni Eropa berkomitmen untuk membeli energi dari AS senilai US$750 miliar dalam beberapa tahun mendatang.
Langkah ini tidak hanya mempererat hubungan dagang lintas Atlantik, tetapi juga mempertegas orientasi jangka panjang Eropa untuk mengurangi ketergantungan energi dari kawasan konflik seperti Rusia dan Timur Tengah.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















