Analis UBS, Giovanni Staunovo, menilai tren ini masih akan berlanjut. “Dengan arus masuk ETF yang kuat, harga emas berpotensi naik hingga US$3.900 per ons pada pertengahan tahun depan,” ujarnya.
Emas Antam Jadi Favorit Investor Domestik
Di dalam negeri, emas Antam tetap menjadi salah satu instrumen investasi paling diminati, baik untuk diversifikasi portofolio maupun lindung nilai terhadap volatilitas rupiah. Sepanjang 2025, harga emas tercatat naik 39%, menegaskan statusnya sebagai aset aman di tengah gejolak global.
Dengan tren bullish yang masih dominan, kenaikan harga emas Antam Rp7.000 per gram kali ini memberikan sentimen positif bagi investor jelang akhir pekan.













