Di hadapan semua pihak, S mengaku menyesal dan menyatakan tidak ada niat buruk di balik videonya. Ia tidak menyangka konten tersebut akan menimbulkan reaksi sebesar itu.
Dengan suara bergetar, S dan 1 rekannya meminta maaf kepada Bupati, Kapolres, Dandim, Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu, dan seluruh warga Pemalang.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, S membuat video permohonan maaf secara terbuka yang disaksikan oleh jajaran Forkopincam. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi siapa pun yang menggunakan media sosial.
Jangan sampai niat bercanda berujung masalah serius karena merugikan orang lain. Selalu bijak dan berhati-hati dalam membuat konten, apalagi yang berkaitan dengan isu sensitif.














