Program yang disoroti antara lain Substansi Penanganan Hasil Sektor Pangan (SPHS) dan program PASAK, yang diyakini efektif dalam pengendalian inflasi.
Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gejolak dan lonjakan harga yang mendadak, Komisi VI memastikan bahwa pasar murah akan disiapkan dan diaktifkan. Inisiatif ini berfungsi sebagai buffer untuk menjaga harga komoditas strategis tetap stabil dan terjangkau.
“Harapan kami adalah harga tetap terjaga dan tidak memberatkan masyarakat, terutama di momen penting seperti Nataru,” tegas Politisi Fraksi PKB tersebut.
Lebih lanjut, pihak ID Food dan Bulog menjamin bahwa jaringan cabang mereka di berbagai wilayah telah siap siaga untuk memastikan kelancaran distribusi. “BUMN berperan penting dalam menjaga harga dan memastikan ketersediaan di berbagai daerah. Kepastian harga ini sangat penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat selama periode liburan,” tutup Ida Fauziah.

















