Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Dipertan Pemalang Diminta Kembangkan Teknologi untuk Regenerasi Petani

×

Dipertan Pemalang Diminta Kembangkan Teknologi untuk Regenerasi Petani

Sebarkan artikel ini
Dipertan Pemalang Diminta Kembangkan Teknologi untuk Regenerasi Petani
Dipertan Pemalang Diminta Kembangkan Teknologi untuk Regenerasi Petani

Pemalang – Regenerasi petani menjadi isu krusial di Kabupaten Pemalang. Menyadari hal ini, Bupati Pemalang Mansur Hidayat mendorong Dinas Pertanian (Dipertan) untuk mengembangkan teknologi pertanian modern guna menarik minat generasi muda.

“Kita perlu cara-cara baru untuk menarik minat generasi muda. Salah satunya dengan menerapkan teknologi modern di sektor pertanian,” ujarnya saat menghadiri panen raya padi di Desa Widodaren, Kecamatan Petarukan, Senin (22/7/2024).

Bupati Mansur mengamati bahwa di acara panen raya tersebut, mayoritas petani yang hadir berusia lanjut. Hal ini menunjukkan rendahnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian, sehingga perlu ada upaya serius untuk meregenerasi petani.

“Para petani yang hadir sudah banyak yang tua-tua, para pemuda harus menggantikan para petani atau regenerasi. Bagaimana caranya para pemuda cinta terhadap dunia pertanian?” ungkapnya prihatin.

Ia mencontohkan penggunaan drone untuk pemantauan dan penyemprotan, sistem irigasi otomatis, serta teknologi pascapanen yang dapat meningkatkan nilai jual produk pertanian.

“Teknologi tidak hanya membuat pekerjaan di sektor pertanian menjadi lebih mudah dan efisien, tetapi juga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani,” tambah Bupati.

Selain teknologi, Bupati juga menekankan pentingnya penyuluhan dan pelatihan bagi pemuda tentang pertanian modern. Diperlukan perubahan mindset bahwa pertanian adalah sektor yang ketinggalan zaman.

“Pertanian modern menjanjikan peluang yang besar bagi generasi muda untuk berkembang dan berinovasi,” tegasnya.


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights