Disisi lain, diduga si mensuplai ke sejumlah pengejer yang ada di Kecamatan Nipah Panjang hingga Sadu, dengan jumlah besar.
Diduga sebulan si pemasok BBM ilegal bisa mencapai ratusan ton. Jadi bisnis ilegal ini sungguh menjanjikan. Walaupun tahu, bisnis ilegal dilarang. Namun, si pemasok sudah siap dengan segala sesuatunya. Itu terlihat, para mafia besar dari peredaran BBM ilegal ini, berani beraktifitas bongkar muat di Pasar Nipah Panjang atau Ancol Nipah Panjang yang padat pemukiman warga untuk di salurkan ke Kecamatan Sadu dan wilayah lain.
“Kadang tiap malam. Bongkar pakek mobil, puluhan galon dalam 1 mobil dan diangkut menggunakan gerobak ke Ancol” terang sumber yang tidak ingin identitasnya di sebutkan menambahkan.
Sementara itu diduga BBM jenis Pertalite dan solar ini di datangkan dari Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi(red/tim)













