“Alhamdulillah, sore ini kami menyalurkan bantuan pangan gratis berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk masyarakat. Ini adalah bentuk kehadiran negara agar warga tidak mengalami kesulitan pangan, khususnya bagi masyarakat yang terdata pada desil 1 sampai desil 5,” ungkap Anom Widiyantoro di hadapan ratusan warga yang hadir.
Penyaluran ini sengaja difokuskan bagi keluarga yang masuk dalam ketegori desil 1 hingga desil 5 data kesejahteraan sosial. Pembagian klaster ini bertujuan agar kebijakan perlindungan sosial yang diluncurkan oleh pemerintah pusat maupun daerah berjalan lebih efektif, akurat, dan tepat sasaran tanpa adanya tumpang tindih data.
Satu hal yang menarik dan menjadi catatan khusus dalam penyaluran logistik kali ini adalah asal-usul komoditas pangan yang dibagikan. Bupati Anom secara eksplisit menyampaikan rasa bangganya lantaran seluruh pasokan beras medium yang disalurkan oleh Bulog tersebut dibeli dan diserap langsung dari hasil jerih payah para petani di wilayah Kabupaten Pemalang sendiri.
Menurutnya, realitas ini menjadi pembuktian kuat bahwa Kabupaten Pemalang merupakan salah satu daerah penopang pangan utama di Provinsi Jawa Tengah yang konsisten mencatatkan surplus produksi padi. Keberhasilan sektor agraria lokal ini dinilai mampu berkontribusi langsung pada program pemulihan dan pemenuhan pangan nasional.
Di samping memuji produktivitas sektor pertanian lokal, Bupati juga menyisipkan imbauan penting terkait administrasi kependudukan. Ia meminta segenap warga penerima manfaat untuk senantiasa proaktif memperbarui data kartu keluarga dan kependudukan mereka melalui pemdes setempat. Validitas data di tingkat bawah dinilai krusial agar jaring pengaman sosial berikutnya tidak salah alamat.
Sementara itu, Camat Randudongkal Agus Mulyadi yang ikut mengawal jalannya acara, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas perhatian masif yang dicurahkan oleh jajaran pemerintah pusat, Bapanas, Bulog, hingga kebijakan taktis Pemkab Pemalang ke wilayah kerjanya.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati, Bulog, dan Bapanas atas bantuan ini. Kehadiran negara sangat dirasakan masyarakat. Mari bersama-sama membangun Randudongkal dan Kabupaten Pemalang sesuai bidang masing-masing,” ajak Agus dalam sambutannya, memotivasi warga untuk terus bersinergi membangun daerah.
Distribusi bantuan logistik ini pun disambut dengan penuh kebahagiaan oleh warga setempat. Sumiati, salah seorang ibu rumah tangga asal Desa Tanahbaya yang masuk dalam daftar penerima bantuan, tidak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, pemenuhan kebutuhan dasar berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter secara cuma-cuma ini menjadi angin segar yang sangat meringankan manajemen pengeluaran harian dapur keluarganya.
“Alhamdulillah sangat terbantu. Terima kasih kepada Pak Bupati, semoga sukses selalu,” tutur Sumiati singkat dengan wajah berseri-seri usai menerima paket bantuan tersebut secara langsung.











