PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama Kodim 0711/Pemalang resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026. Pembukaan ditandai dengan upacara di Lapangan Sepak Bola Dusun Kemamang, Desa Surajaya, Selasa (10/2/2026).
Bupati Pemalang, Anom, bertindak sebagai inspektur upacara dalam pembukaan TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Program ini fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan talud, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Dusun Kemamang selama 30 hari ke depan hingga 11 Maret 2026.
Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, menjelaskan bahwa sasaran utama infrastruktur meliputi pengaspalan ulang jalan sepanjang 1.362 meter dengan lebar 2,8 meter. Selain jalan, tim juga membangun dua titik talud untuk memperkuat struktur tanah di area pemukiman.
“Selain infrastruktur, kami juga menyasar pembangunan satu unit RTLH milik Ibu Carwiti melalui dukungan Baznas. Untuk sasaran non-fisik, kami mengadakan penyuluhan wawasan kebangsaan, hukum, Kamtibmas, hingga penanganan stunting dan sampah rumah tangga,” ujar Letkol Muhammad Arif.
Bupati Anom menegaskan bahwa TMMD adalah manifestasi nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tidak dapat ditawar. Menurutnya, sinergi ini adalah kekuatan utama dalam menghadapi tantangan pembangunan di daerah.
“Siapa yang mengganggu kemanunggalan ini, tentunya kita TNI bersama rakyat akan menggalang kekuatan untuk melawan itu semua,” tegas Bupati usai menyerahkan bantuan bedah rumah secara simbolis kepada penerima manfaat.
Pemilihan Dusun Kemamang sebagai lokasi TMMD didasarkan pada kebutuhan mendesak akan aksesibilitas warga. Dengan akses jalan yang lebih baik, diharapkan mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat Desa Surajaya meningkat signifikan.
Operasi pembangunan ini melibatkan personil gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan partisipasi aktif masyarakat setempat guna memastikan seluruh target selesai tepat waktu.












