Andri menegaskan, jika cuaca menunjukkan tanda-tanda ekstrem, terutama jika disertai petir atau badai, masyarakat disarankan untuk segera berlindung. Ia mengingatkan agar tidak berlindung di bawah pohon atau struktur terbuka yang rawan tersambar petir, melainkan mencari tempat yang lebih aman dan terlindung.
Perkiraan Musim Hujan dan Antisipasi Cuaca Ekstrem
Berdasarkan informasi yang diterima dari BMKG, Andri mengungkapkan bahwa wilayah Pemalang, khususnya bagian selatan, telah memasuki musim hujan pada November ini. Namun, meskipun hujan telah mulai turun dengan signifikan, cuaca tetap sulit diprediksi dengan pasti, sehingga masyarakat diminta untuk tetap waspada hingga akhir November dan Desember.
Upaya BPBD dalam Menghadapi Musim Hujan
Andri menjelaskan bahwa BPBD Pemalang telah melakukan koordinasi terus-menerus dengan instansi terkait, termasuk BMKG, untuk memperoleh informasi tentang kondisi cuaca. Informasi tersebut kemudian disebarluaskan ke seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari Bupati hingga camat, guna memastikan seluruh wilayah siap menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Selain itu, BPBD juga melakukan pemetaan wilayah rawan bencana, seperti wilayah pesisir yang rentan terhadap banjir bandang atau banjir rob, dan dataran rendah serta tinggi yang berpotensi terkena angin kencang, puting beliung, banjir bandang, dan tanah longsor.













