Jika benar diajukan AS, proposal ini sangat mirip dengan tuntutan maksimalis Rusia sejak awal invasi 2022. Rusia sendiri telah menguasai sekitar 20% wilayah Ukraina, termasuk Donetsk, Lugansk, Zaporizhzhia, dan Kherson, di luar Krimea yang dicaplok pada 2014.
Ketidakpastian Sikap Washington
Meski dokumen ini dikaitkan dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump, sumber internal menyebut belum jelas apakah proposal tersebut benar berasal dari Trump atau orang dekatnya. Sikap Trump terhadap perang Ukraina sendiri memang berubah sejak mulai menjabat kembali, menciptakan ketidakpastian baru dalam kebijakan luar negeri AS.
Sementara itu, laporan media AS Axios sebelumnya menyebut adanya komunikasi rahasia antara Washington dan Moskow terkait skenario mengakhiri perang yang sudah berlangsung hampir empat tahun. Namun Kremlin langsung menepis kabar tersebut dan menegaskan tidak ada perkembangan signifikan dalam jalur diplomasi.
Dampak Geopolitik & Ekonomi
Dari perspektif bisnis dan ekonomi global, proposal seperti ini dapat membawa beberapa implikasi penting:













