Pertumbuhan global yang lambat dan tidak merata, bersamaan dengan inflasi tinggi, bisa menekan kinerja ekonomi domestik.
3. Tingginya Utang Global
Kebutuhan pembiayaan yang tinggi membuat negara-negara maju menaikkan suku bunga surat utang. Hal ini memengaruhi arus modal masuk ke negara berkembang, termasuk Indonesia.
4. Kerentanan Sistem Keuangan Dunia













