Banjir mulai terjadi pada Selasa, 6 Agustus 2024, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (3/8). Hujan deras ini menyebabkan Sungai Awo dan Sungai Siwa tidak mampu nenampung debit air hingga meluap ke pemukiman warga.
Banjir sempat surut pada saat itu, namun hujan yang kembali turun pada siang harinya menyebabkan air sungai kembali naik, Selasa (6/8).
Kejadian ini menyebabkan 10.752 jiwa terdampak dan 3.173 unit rumah terendam. Tidak ada warga yang mengungsi akibat kejadian banjir kali ini.

















