
PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang melanjutkan komitmennya dalam mewujudkan Pemalang yang indah dan asri. Melalui gerakan kolektif yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat, sebanyak 438 Pohon Tabebuya ditanam serentak pada Jumat, (17/102025).
Aksi masif ini merupakan langkah nyata dari pelaksanaan misi Bupati dan Wakil Bupati Pemalang, khususnya dalam elemen Hijau dan Apik dari program Rhapsodi.
Penanaman pohon Tabebuya ini dilakukan secara “keroyokan,” menunjukkan kolaborasi kuat antara Pemkab dan komunitas. Ada dua titik fokus utama dalam aksi penghijauan kali ini:
Ruas Jalan Lawangrejo Lingkar Selatan: Lokasi ini menerima penanaman sebanyak 265 Pohon Tabebuya dan dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Tutuko Raharjo.
Ruas Jalan Banjardawa – Penggarit: Di titik ini, sebanyak 173 Pohon Tabebuya ditanam, di bawah komando Kepala Bakesbangpol, Bagus Sutopo.

Tutuko Raharjo menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah kelanjutan dari program Jumat Bersih dan menjadi bukti komitmen Pemkab untuk menghijaukan Pemalang. “Gerakan ini terus kita lakukan setiap hari Jumat. Sekarang ini kita lakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan hijaunya,” ungkapnya di lokasi pertama.
Kepala Bakesbangpol, Bagus Sutopo, menegaskan bahwa pemilihan Tabebuya memiliki makna ganda—yaitu untuk mewujudkan misi Hijau dan Apik sekaligus. Pohon yang dikenal dengan bunganya yang menyerupai sakura ini akan memberikan sentuhan keindahan visual bagi masyarakat.
“Kita menanam tanaman untuk menghijaukan suasana, dan tanaman yang ditanam adalah tanaman bunga Tabebuya ini untuk menambah keindahan wajah kota di Kabupaten Pemalang,” tutur Bagus.
Tutuko Raharjo menambahkan bahwa Tabebuya yang ditanam adalah varietas ‘aneka warna’—mulai dari hijau, kuning, hingga putih—yang akan memberikan pemandangan menarik saat berbunga. Meskipun tanaman keras lain seperti mahoni juga dipertimbangkan, Tabebuya dipilih pada tahap awal untuk segera menciptakan kesan hijau dan indah di kanan-kiri jalan.
Aksi penanaman ini tidak hanya melibatkan seluruh jajaran Pemkab Pemalang, Polri, Kecamatan, dan Desa setempat, tetapi juga menggandeng partisipasi aktif dari masyarakat.
“Hari ini kelompok masyarakat juga sudah ikut dari LDII, karyawan pompa bensin Bojongbata, masyarakat Desa Lawangrejo juga ikut,” jelas Tutuko Raharjo. Di lokasi kedua, kolaborasi juga melibatkan 8 OPD ditambah dari PT.LKM BKD dan SPBU Bojongbata.
Melalui semangat kebersamaan ini, Bagus Sutopo berharap agar tanaman yang ditanam akan tumbuh subur. “Semoga yang kita tanam ini tumbuh, memberikan berkah manfaat dan menambah keindahan Kabupaten Pemalang,” tutupnya, menandai era baru Pemalang yang lebih asri dan tertata.






