Upaya untuk menghubungi Kades melalui pesan WhatsApp pun dilakukan, namun penjelasan yang diterima masih belum memuaskan.
Proyek jalan tani dan normalisasi buangan yang bersumber dari dana desa tahun 2024. Dengan anggaran sekitar 113 juta rupiah, seharusnya memiliki papan proyek dan transparansi yang jelas.
“Pekerjaan proyek tersebut adalah Makadam jalan petani, dengan Dana Desa (DD) Sebesar Rp. 113 juta, termasuk normalisasi buangannya. Jika ingin jelas tanyakan langsung kepada WS selaku TPK mas,” jawab Kades melalui panggilan What’s App (wa) saat dihubungi awak media.
Namun, upaya untuk mencari keterangan dari Kepala Dusun II yang bertanggung jawab atas proyek tersebut pun mengalami hambatan, karena sang Kepala Dusun terkesan menghindar dari wartawan.
Sikap acuh tak acuh dari pejabat Desa tersebut menimbulkan banyak pertanyaan dan kecurigaan terhadap proyek yang seakan ditutup-tutupi.
Kehadiran media sebagai pengawas kepentingan publik menjadi penting dalam mengungkap hal-hal yang mencurigakan dan memastikan transparansi dalam penggunaan Dana Desa (DD).
















