PEMALANG – Berniat bikin konten lucu-lucuan, seorang pedagang sayur di Kecamatan Belik, Pemalang, berinisial S, malah nyaris berurusan dengan hukum. Konten TikTok yang dibuatnya dianggap merendahkan perjuangan warga masyarakat Pemalang yang menuntut perbaikan jalan.
Peristiwa ini bermula dari aksi damai yang dilakukan Aliansi masyarakat Pemalang Bersatu pada 4 September 2025 kemarin. Aksi tersebut menuntut perbaikan infrastruktur jalan dan penanganan banjir ROB yang sering terjadi di wilayah tersebut. Aksi ini menghasilkan sebuah Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Bupati, Kapolres, Dandim, dan perwakilan masyarakat.
Konten Sindiran yang Memancing Amarah














