Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
BOLA

Presiden La Liga Tegas Tolak Permintaan Thibaut Courtois untuk Tunda Laga Pembuka Real Madrid

×

Presiden La Liga Tegas Tolak Permintaan Thibaut Courtois untuk Tunda Laga Pembuka Real Madrid

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Cikarang CMI News — Keinginan Thibaut Courtois agar laga pembuka Real Madrid di musim La Liga 2025/26 ditunda tak mendapat lampu hijau dari Presiden La Liga, Javier Tebas.

Meski Courtois menyoroti pentingnya waktu istirahat usai Real Madrid tampil di Piala Dunia Antarklub, otoritas liga tetap bergeming.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Los Blancos baru saja tersingkir dari turnamen antarklub global itu setelah dikalahkan Paris Saint-Germain dengan skor telak 0-4 di babak semifinal.

Kekalahan itu membuat Real Madrid hanya punya waktu sekitar 41 hari sebelum kembali bertanding di La Liga melawan Osasuna pada 19 Agustus mendatang.

Courtois menyuarakan kekhawatirannya atas jadwal yang padat dan dampaknya terhadap kebugaran pemain. Namun, Tebas menilai tak ada urgensi untuk mengubah jadwal yang sudah disepakati.

“Para pemain masih memiliki 20 hari libur dan 21 hari untuk menjalani pramusim. Itu masih dalam batas wajar,” ujar Tebas dalam wawancaranya dengan Associated Press, dikutip Minggu, (13/7/2025).

“Tidak ada liga lain yang mengubah kalender karena alasan ini. PSG di Ligue 1 atau Chelsea di Premier League juga tidak meminta penundaan.”

Musim 2024/25 memang jadi musim super sibuk bagi Real Madrid. Total, mereka menjalani 68 laga kompetitif: dari La Liga, Liga Champions, Copa del Rey, hingga Piala Dunia Antarklub.

Bandingkan dengan PSG yang akan memainkan laga ke-65 mereka di final Piala Dunia Antarklub melawan Fluminense, dan Chelsea yang telah melakoni 64 pertandingan musim ini.

Meski memahami tuntutan fisik pemain, Tebas menyebut bahwa jadwal liga harus tetap berjalan dengan konsistensi dan keadilan.

Pernyataan Tebas langsung mendapat respons tajam dari Courtois. Kiper asal Belgia itu menyayangkan sikap presiden La Liga yang dinilainya kurang peduli dengan kondisi pemain.

“Saya belum pernah mendengar komentar seperti itu dari presiden liga lain, apakah itu di Italia, Inggris, NBA, atau NFL. Ini bukan soal suka atau tidak suka terhadap turnamen FIFA. Ini soal kenyataan bahwa kami berkompetisi dan butuh perlindungan,” kata Courtois.

Tak hanya itu, Courtois juga menyinggung gaya komunikasi Tebas yang dinilainya lebih suka tampil di sorotan ketimbang berpihak pada pemain.

Menanggapi kritik tersebut, Tebas balik menyentil Real Madrid. Menurutnya, klub tersebut kerap memosisikan diri di luar sistem kolektif La Liga.

“Real Madrid tidak menyadari bahwa liga ini besar karena kerja sama semua pihak,” kata Tebas.

“Mereka mendukung Super League, dan untuk mewujudkan itu, mereka membutuhkan liga domestik yang lemah. Saya kira itu arah yang sedang mereka tuju.”









error:
Verified by MonsterInsights