Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Berita

Motor Hilang di Parkiran RSUD dr. M. Ashari, Keluarga Pasien Tuntut Tanggung Jawab Pengelola

×

Motor Hilang di Parkiran RSUD dr. M. Ashari, Keluarga Pasien Tuntut Tanggung Jawab Pengelola

Sebarkan artikel ini

Pemalang – Satu unit sepeda motor milik keluarga pasien dilaporkan hilang di area parkir RSUD dr. M. Ashari, Kabupaten Pemalang, pada Jumat (30/5/2025). Korban, Emi Haryati, warga Desa Suru, Kecamatan Bantarbolang, menuntut pihak pengelola parkir bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Peristiwa bermula pada Kamis (29/5) sore, saat Emi datang ke rumah sakit sekitar waktu Maghrib untuk menunggui saudaranya yang tengah dirawat karena sakit stroke. Keesokan harinya, Jumat (30/5), sekitar pukul 09.00 WIB, Emi sempat keluar rumah sakit untuk membeli kebutuhan pasien, lalu kembali sekitar pukul 11.00 WIB.

Namun, saat keluar lagi hendak pulang kerumahnya sekitar pukul 16.00 WIB, ia mendapati sepeda motor miliknya sudah tidak berada di tempat parkir semula.

“Motor saya Honda Beat Street warna hitam, nomor polisi G 6282 UAD,” ujar Emi saat diwawancarai pada Sabtu sore (31/5).

Merasa panik, Emi langsung mencari petugas parkir dan mempertanyakan keberadaan motornya. Ia mengaku struk parkir ditaruh di dalam jok motor, karena kalo di taruh di saku takut hilang,sementara STNK dan Kunci masih berada di tangannya.

Ketika meminta klarifikasi dan mengajukan permintaan untuk melihat rekaman CCTV, Emi menyebut bahwa pihak pengelola memberikan jawaban yang tidak jelas dan terkesan berbelit-belit. Ia pun menghubungi kakaknya, Agus, untuk datang dan bersama-sama menanyakan ulang kepada pihak parkir.

“Petugas hanya bilang CCTV sedang offline atau rusak. Tapi tidak dijelaskan sejak kapan rusaknya, ungkap salah satu petugas parkir waktu itu” kata Emi.

Hal senada juga di katakan oleh Agus, Agus menambahkan bahwa sistem pengawasan seperti CCTV seharusnya menjadi prioritas di area publik seperti rumah sakit. Ia mengaku kecewa dengan sikap pengelola parkir yang tidak memberikan informasi jelas.

“Jawaban mereka muter-muter. Ini pelayanan publik, kok CCTV bisa rusak lama tanpa perbaikan?” ungkapnya.

Atas kejadian ini, Emi dan Agus telah melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Pemalang. Pihak pengelola parkir sempat bialng akan bertanggung jawab dan berkoordinasi dengan atasan mereka,

“Kami berharap pengelola parkir dan pihak rumah sakit benar-benar bertanggung jawab. Apalagi CCTV ternyata sudah lama rusak,” ujar Agus.

Menanggapi hal ini, awak media mencoba meminta klarifikasi kepada Plt. Direktur RSUD dr. M. Ashari, dr. Aris Munandar, yang kemudian mengarahkan ke Kasubag Umum, Tamrin. Saat dikonfirmasi, Tamrin menyebut bahwa pihak rumah sakit baru mendapat laporan dari sekuriti pada pagi tadi Sabtu (31/05)

“Untuk kronologi lengkap kami belum terima dari pengelola parkir. Namun kami sudah meminta laporan lengkap serta penanganan sejauh ini,” ujar Tamrin.

Ia menambahkan bahwa apabila kendaraan pelanggan parkir tercatat dan memiliki struk resmi, maka kendaraan tersebut dijamin oleh asuransi pengelola, yaitu PT Kucindan yang beralamat di Jakarta. Terkait CCTV, Tamrin menyatakan fasilitas tersebut tersedia, namun jika ada sarana yang tidak berfungsi, pihaknya akan menegur pengelola.

“Senin nanti, pengelola parkir akan kami panggil untuk dimintai klarifikasi. Kami akan mengawal dan memastikan masalah ini ditangani sampai tuntas,” tandasnya.
Kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan lemahnya pengawasan dan pengelolaan sistem keamanan di area parkir rumah sakit. Diperlukan evaluasi menyeluruh dan peningkatan profesionalisme dalam pengelolaan parkir agar kejadian serupa tidak terulang.tris

 

























banner
error:
Verified by MonsterInsights