Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Jambi

Sungai Batang Hari ‘Digerogoti’ Sampah: Potret Buruk Pengelolaan di Nipah Panjang

×

Sungai Batang Hari ‘Digerogoti’ Sampah: Potret Buruk Pengelolaan di Nipah Panjang

Sebarkan artikel ini
Sungai Batang Hari 'Digerogoti' Sampah: Potret Buruk Pengelolaan di Nipah Panjang

Tanjabtim, CMInews.co.id – Ironi memilukan mewarnai Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Alih-alih menjadi urat nadi kehidupan, Sungai Batang Hari justru ‘digerogoti’ oleh tumpukan sampah yang menggunung di tepiannya. Pemandangan ini menjadi representasi buram dari pengelolaan sampah yang jauh dari kata ideal di wilayah tersebut.

Investigasi yang dilakukan awak media pada Senin, 28 April 2025, menemukan fakta mencengangkan. Sampah, didominasi limbah rumah tangga dan plastik, tak hanya mencemari bantaran sungai dari arah Ponton menuju pasar TPI dan Ancol, tetapi juga ‘menghiasi’ bahu jalan depan Kantor Lurah Nipah Panjang 2, bahkan bertebaran di pinggir jalan Merdeka Parit 7. Kondisi ini diperparah dengan pemandangan di lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa Bunga Tanjung, di mana sampah meluber hingga ke bahu jalan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bau busuk yang menyengat dari tumpukan sampah bercampur aduk menjadi ‘aroma’ sehari-hari bagi warga sekitar. Mirisnya, kondisi ini seolah telah dianggap sebagai pemandangan lazim, sebuah ironi di tengah potensi keindahan alam Nipah Panjang yang seharusnya terjaga.

Belum jelas betul akar permasalahan ini. Apakah murni disebabkan oleh rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah, ataukah ada inefisiensi dalam sistem pengelolaan sampah yang diterapkan? Keluhan warga yang menyebutkan jauhnya lokasi TPS menjadi indikasi kuat adanya masalah aksesibilitas fasilitas pembuangan sampah yang memadai.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, dampak buruknya akan meluas. Pencemaran lingkungan, terutama Sungai Batang Hari yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi penting, menjadi ancaman nyata. Potensi masalah kesehatan masyarakat akibat sanitasi yang buruk juga tidak bisa diabaikan. Bahkan, gesekan sosial bisa saja timbul akibat ketidaknyamanan dan dampak negatif yang dirasakan warga.

Sudah saatnya pemerintah daerah mengambil peran aktif dan tegas. Sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang benar harus digencarkan. Lebih dari itu, penyediaan infrastruktur pengelolaan sampah yang memadai dan mudah dijangkau masyarakat adalah sebuah keharusan. Menambah jumlah TPS di lokasi-lokasi strategis dan memastikan pengangkutan sampah yang rutin dan efektif menjadi langkah mendesak yang perlu diimplementasikan.

Warga Nipah Panjang tidak seharusnya terus menerus ‘berdamai’ dengan pemandangan sampah yang merusak lingkungan dan kualitas hidup mereka. Sungai Batang Hari yang seharusnya menjadi kebanggaan, jangan sampai terus ‘digerogoti’ oleh sampah akibat kelalaian dan ketidakpedulian. Tindakan nyata dan solusi berkelanjutan dari pemerintah sangat dinantikan untuk mengembalikan kebersihan dan kesehatan lingkungan di Nipah Panjang.

(Tim/Angga)









error:
Verified by MonsterInsights