Langkah kaki Komandan Kodaeral III dan jajaran menyusuri tenda-tenda darurat yang kini menjadi rumah sementara bagi ratusan jiwa. Tak ada sekat antara sang komandan dan warga. Beliau berinteraksi langsung, mendengarkan keluh kesah, serta memeluk menguatkan anak-anak dan lansia yang masih trauma akibat musibah tersebut.
Selain memberikan dukungan moril yang sangat dibutuhkan untuk memulihkan psikologis warga, Kodaeral III juga membawa bantuan logistik yang bersifat krusial. Bantuan berupa kebutuhan pokok, makanan siap saji, perlengkapan bayi, dan kebutuhan sanitasi diserahkan secara simbolis dan dipastikan langsung distribusinya agar tepat sasaran.
“Kehadiran kami di sini adalah kewajiban moral. TNI AL lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan dalam kondisi sulit seperti ini, kami harus berada di garda terdepan untuk meringankan beban rakyat,” ujar Komandan Kodaeral III di sela-sela peninjauannya.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti kuat bahwa tugas TNI Angkatan Laut tidak melulu soal menjaga batas wilayah laut yurisdiksi nasional dari ancaman luar. Di balik seragam loreng dan kesiapan tempur, tersimpan jiwa sosial yang tinggi untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi masyarakat di sekelilingnya.













