“Saya bilang ke Kepala BGN, jangan dipaksakan, ojo ngoyo. Yang penting pelaksanaannya baik dan aman,” katanya, merujuk pada Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional.
Tantangan di Lapangan: Evaluasi dan Perbaikan Berkelanjutan
Meski mencatat capaian besar, Prabowo tidak menutup mata terhadap adanya kekurangan. Ia mengakui bahwa masih terdapat ribuan kasus keracunan makanan, namun secara statistik jumlahnya sangat kecil dibanding total porsi yang telah dibagikan.
“Kalau dihitung, 8.000 kasus dari 1,41 miliar porsi itu hanya sekitar 0,0007%. Artinya, tingkat keberhasilan kita mencapai 99,99%, masih dalam batas kesalahan yang manusiawi,” tegasnya.













