Di tengah dinamika harga sahamnya, PGJO juga memperluas struktur bisnisnya. Pada 10 dan 15 Oktober 2025, perusahaan mendirikan dua anak usaha baru, yakni PT Mega Mitra Marine (MMM) dan PT Samudera Sejahtera Shipping (SSS), keduanya berkedudukan di Jakarta.
Menurut Direktur PGJO Willius Wijaya, pendirian dua entitas baru tersebut dilakukan dengan modal dasar masing-masing Rp100 juta, sehingga tidak termasuk dalam kategori transaksi material berdasarkan POJK 17/POJK.04/2020.
“Pendirian anak usaha ini tidak berdampak langsung terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha PGJO,” jelas Willius dalam keterangannya, Kamis (16/10).
Langkah ini diyakini sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnis PGJO di sektor logistik dan maritim untuk memperkuat fondasi ekosistem pariwisata digitalnya.













