Berikutnya, Ibu Rahayu selaku Kepala Desa Kramat menyampaikan apresiasi atas kontribusi NU Ranting dalam pembangunan desa. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa mendukung penuh kegiatan ini. “Semoga tempat ini kelak menjadi pusat pembinaan akhlak, ibadah, dan kebersamaan bagi seluruh warga Kramat,” tutur beliau.
Sambutan ketiga disampaikan oleh Ketua MWCNU Pemalang, KH. Deddy Anandiawan, S.Pd.I (Gus Deddy). Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa bangunan yang akan berdiri bukan hanya fisik semata, melainkan simbol keikhlasan dalam berkhidmah. “Setiap batu yang diletakkan hendaknya disertai dengan niat lillahi ta’ala, agar Allah melimpahkan keberkahan dalam setiap prosesnya,” pesan beliau penuh makna.
Sambutan keempat sekaligus pengarahan utama disampaikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pemalang, KH. Abu Joharudin Bahry, M.Hum (Gus Bachri). Beliau menuturkan pentingnya menjaga semangat berjam’iyyah dan gotong royong di lingkungan Nahdlatul Ulama. “NU besar karena kebersamaan, bukan karena harta atau kekuasaan. Semoga tempat ini menjadi saksi khidmah jamaah NU di Desa Kramat,” ungkapnya.
Memasuki acara inti, MC mengumumkan Prosesi Peletakan Batu Pertama yang dilakukan secara simbolis oleh lima tokoh:
1. KH. Abu Joharudin Bahry, M.Hum (Ketua PCNU Pemalang)
2. KH. Deddy Anandiawan, S.Pd.I (Ketua MWCNU Pemalang)
3. Ustadz Adib Castro, S.Pd (Ketua NU Ranting Kramat)
4. Ibu Rahayu (Kepala Desa Kramat)
5. Mbah Rawan (Perwakilan keluarga wakif Almarhumah Hajjah Sarni)











