Pekerjaan dilakukan secara directional (J-Type) menggunakan rig PVD-III, dengan kedalaman mencapai 6.197 kaki MD (measure depth).
Yang menarik, proyek ini rampung hanya dalam 37 hari, lebih cepat dari target semula yang diproyeksikan 46,2 hari.
Dari sisi biaya, efisiensi pun sangat terasa: realisasi pengeluaran mencapai USD 8,69 juta, atau hanya 64,66% dari budget AFE yang telah disetujui SKK Migas.
Selain menembus lapisan utama LL-30 (Formasi Main), pengeboran juga menemukan potensi tambahan di lapisan LL-33/35.
Keberhasilan ini merupakan hasil integrasi studi QPSDM, reprosesing seismik, hingga analisis dinamis yang membuka peluang baru di wilayah selatan Lapangan Lima.
Setelah uji produksi, langkah berikutnya adalah mengatur gas lift injection dan ukuran choke agar sumur dapat berproduksi secara optimal.













