“Kami berkomitmen penuh mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah ini. Kehadiran pemerintah bertujuan memberikan ruang agar industri ini terus berkembang pesat di Kabupaten Pemalang,” tegas Anom saat melakukan peninjauan ke sejumlah stan pameran.
Pihaknya menganggap festival ini sebagai jawaban konkret bagi pasangan yang mendambakan momen sakral dengan sentuhan yang lebih personal. “Tentu setiap pasangan menginginkan hari istimewa mereka dikemas secara unik dan eksklusif,” imbuhnya.
Di sisi lain, Ketua Asosiasi Vendor Wedding Pemalang, Ali Hamasco, membeberkan bahwa antusiasme tahun ini jauh melampaui ekspektasi panitia. Lonjakan ini terlihat dari kuantitas peserta yang meningkat tajam; dari 80 vendor pada tahun 2025, kini bertambah menjadi 105 vendor yang mencakup bidang dekorasi, make up artist (MUA), katering, hingga tim dokumentasi.



















