Camat Petarukan, Muhibin, Amd, S.H., menegaskan bahwa momentum masuknya ajaran baru melalui MPLS adalah waktu yang paling krusial untuk menanamkan ideologi negara yang kuat kepada para siswa.
“Tantangan zaman yang dihadapi generasi muda saat ini sangat kompleks, mulai dari digitalisasi hingga pergeseran budaya. Melalui nilai-nilai kejuangan 45, kita ingin anak-anak kita di Petarukan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki mentalitas yang kokoh, berkarakter, dan memiliki rasa kepemilikan yang tinggi terhadap bangsa dan negaranya,” ujar Muhibin saat memberikan arahan.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Rakor ini memfokuskan pembahasan pada teknis pelaksanaan, penyelarasan materi sosialisasi, hingga penjadwalan pemateri di setiap sekolah agar pelaksanaan MPLS dapat berjalan serentak dan efektif.
Metode penyampaian materi nantinya akan dikemas secara interaktif dan edukatif agar esensi dari “Nilai Kejuangan 45″—seperti rela berkorban, persatuan, dan pantang menyerah—dapat dengan mudah diserap oleh para siswa baru tanpa terkesan kaku atau membosankan.

















