Nvidia membekali robot ini dengan modul Jetson AGX Thor T5000 berbasis arsitektur Blackwell.
Perangkat tersebut mampu menghadirkan performa AI hingga 2.070 FP4 teraflops, didukung CPU Arm 14 inti dan memori terpadu 128 GB.
CEO Nvidia Jensen Huang menyebut robot humanoid sebagai salah satu peluang ekonomi terbesar di era AI.













